Resign dan Mulai Berwirausaha

Resign

Jadi, sudah 2 bulan berdagang setelah memutuskan untuk resign dari tempat kerja. Banyak sekali menemukan hal baru, teman baru, ilmu baru, dan hal hal menarik lain nya yang membuka mata dan hati. Satu nya adalah “kenapa kok ngga kepikiran ya dari dulu?” seperti peribahasa “bagai katak dalam tempurung” jika kita Cuma di situ2 aj,
melakukan hal yang itu2 saja maka kita juga akan dapat yang itu2 saja.

Makanya saya akan share pengalaman saya mendobrak dinding tebal yang ada di dalam diri saya sendiri yang semula hanya terpaku dengan kegiatan yang sifat nya robotik di tempat kerja kemudian resign dan menjadi seseorang yang berusaha membuka wawasan. Dengan cara menjadi seorang pedagang.

Kenapa berdagang?

Guy’s jika anda masih bekerja “boss” anda itu adalah seorang pedagang, setiap jenis usaha apapun itu kan pasti ada produk yang di jual, entah itu barang atau jasa, besar atau kecil, jual putus atau bahkan sewa. Coba deh di telaah anda bekerja ditempat sekarang itu apa sih yang di jual.

Berdagang dapat di mulai dari mana saja, kapan saja, dan apa saja. Jika kita mampu menemukan apa kebutuhan orang lain dan kita mampu memenuhi nya maka kita bisa berdagang. Ditempat kerja kalian pasti ada teman yang bekerja sambil menjajakan barang dagangan seperti “oriflamme” atau “sophie paris” , “CNI” dll. Pedagang  yang ber “umur” adalah pedagang yang mampu mengetahui dan memenuhi kebutuhan pelanggan nya. Sekarang coba perhatikan mana di antara temen2 sekerja kalian yang masih berjualan di lingkungan kerja kalian.

Lalu bagaimana dengan diri kita sendiri? Masa ia jualan dengan barang dagangan yang sama
dengan teman kita. Ya ngga lah, nih saya kasih petunjuk.

Setiap manusia dilahirkan untuk menjadi pengusaha – Dodi Kurniawan

Seorang karyawan yang biasa saja / atau yang kita anggap biasa saja selalu punya waktu untuk berfikir, meng kira-kira, menghayal untuk menjadi pengusaha. Di saat break, saat makan siang, saat di toilet, di lift. Banyak sekali watu untuk berfikir kesana.

Jadi tips no 1 adalah “Temukan” mau dagang apa sih? jika anda sudah menemukan apa yang mau di jual, resign lah.

Ketika kita ingin dan terus berfikir untuk berdagang otak kita akan memetakan.

Memetakan apa? akan saya tulis di bagian berikut nya

Tinggalkan Balasan