Menghitung Kebutuhan Pokok

halo kawan, bagaimana, Tertarik untuk menjadi wirausaha? Sudah ketemu ide mau usaha apa? Jika sudah kerjakan lah, jika belum terus gali potensi-potensi dalam diri anda. perencanaan sangat penting untuk memulai usaha, banyak faktor yang mendasari. Salah satunya adalah menghitung beban. Beban berandil banyak untuk mengambil keputusan mengenai harga jual. Namun kali ini saya tidak akan membahas mengenai beban usaha. Yang akan saya bahas adalah beban hidup diri sebagai manusia atau beban pokok. bagaimana dan apa itu kebutuhan pokok ? Ini adalah fun dan metal (dibaca : fundamental). mari kita bahas.

Kenapa sangat penting

karena menjadi wirausaha adalah tentang menjadi ikon. Superstar nya adalah anda, yang dilihat anda. memulai dari anda adalah hal yang pertama dilakukan. Sekarang coba hitung sejenak kebutuhan pokok personal anda. menurut mas maslow dalam teori hierarki kebutuhan hal yang paling dasar ialah kebutuhan fisiologis (sandang, pangan,
papan). Kebutuhan ini adalah yang pertama kali anda penuhi dalam hidup. Kebutuhan ini pula yang akan memulai membuat anda menjadi apa. Mark zuckerburg dan steve job mengenakan pakaian yang itu-itu saja. Memiliki tempat tinggal yang biasa-biasa saja, dan makan makanan yang biasa saja dalam keseharian. Setelah itu kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan rasa memiliki dan kasih sayang, kebutuhan akan penghargaan dan terakhir kebutuhan aktualisasi diri.

Manakah yang akan anda penuhi terlebih dahulu? Pertanyaan sederhana seperti “punya rumah dulu, atau beli mobil dulu?” seberapa penting untuk kebutuhan harian dan ber wirausaha anda. dahulu ketika saya bekerja saya menghabiskan Rp. 60.000/hari hanya untuk makan saya sendiri. Ketika saya menjadi wirausaha ternyata kebutuhan makan saya tetap Rp.60.000/hari namun istri dan kedua anak saya bisa ikut makan. Seorang karyawan yang bekerja di Gedung perkantoran akan sulit untuk mendapatkan menu makanan Rp.15.000 sekali makan, coba di hitung termasuk tip OB, atau jalan sendiri ke kantin/restoran cepat saji terdekat. Pemenuhan kebutuhan makan saja
dapat turun drastis jika anda makan di rumah.

Untuk itu pandai-pandai lah kawan semua menghitung dan mengatur kebutuhan pokok anda. apakah makan di restoran, nonton bioskop, ganti Gadget termasuk kebutuhan pokok yang harus di penuhi seorang wirausaha pemula?. Di bawah ini akan saya beri daftar kebutuhan yang sekiranya sangat pokok untuk hidup dan berwirausaha. berikut daftar nya :

  1. Pangan
    (berapa kali makan, berapa orang makan, beras, sayur, lauk)
  2. Sandang
    (belum cukupkah stock baju anda untuk tampil sebagai wirausaha? Apakah harus
    mengenakan pakaian yang lebih spesifik )
  3. Papan
    (Pbb, cicilan rumah, kontrakan rumah/ruko, sewa kios)
  4. Transportasi
    (bensin, pajak kendaraan, SIM)
  5. Komunikasi
    (pulsa, paket internet)

Kebutuhan – kebutuhan tersebut harus dapat di tentukan agar kita dapat mengetahui “target” pendapatan per hari, minggu, atau bulan dan tahun. Sehingga anda akan menemukan kebutuhan pokok dasar dalam hidup anda. kemudian angka – angka tersebut akan mempengaruhi pola kerja dan pergerakan usaha anda. urutan daftar di atas dapat berbeda tergantung kebutuhan dasar anda. anda harus membuat daftar kebutuhan pokok anda sendiri dan membuat “pos” untuk daftar tersebut.

Contoh :

saya tidak mempunyai asset property sehingga saya menyewa rumah tinggal (ngontrak) maka kebutuhan paling dasar saya adalah sewa rumah, maka jika suatu saat pendapatan saya tidak mencapai target maka saya harus mengisi “pos” untuk sewa rumah, saya harus mengesampingkan kebutuhan dasar saya yang lain.

Daftar kebutuhan di atas harus anda penuhi dulu, entah itu status anda karyawan atau wirausaha. Sebagai wirausaha mengetahui daftar kebutuhan pokok sangat penting untuk menentukan besaran pendapatan yang
akan anda terima, entah itu harian mingguan, atau bulanan. Banyak wirausaha yang gagal, atau tidak melepas status “karyawan” mereka karena tidak membuat daftar dan atau mengacuhkan nya.

Tips :

berapapun target pendapatan anda, seberapa Panjang daftar kebutuhan pokok anda, selalu masukan “pos” saving/simpanan, berapapun jumlah nya selalu sisipkan dan isi “pos” tersebut, supaya kelak jika anda tidak mencapai target dalam memenuhi kebutuhan pokok, “pos” tersebut dapat di gunakan.

Jangan takut, terusnya mencari ilmu dan diskusikan dengan teman atau saudara, atau bergabung di komunitas, dan rutinlah update / mencari tau usaha apa yang akan anda geluti. Anda pasti akanmenemukan celah dan peluang terbaik. Kawan – kawan jika dalam ber wirausahaanda butuh saran atau teman diskusi silahkan bergabung di sini dengan mendaftar. Mari kita berbagi agar yang mempunyai masalah mendapatkan solusi.

Tinggalkan Balasan