Letak Bisnis Berdasarkan Pelayanan usaha nya

Membangun usaha tidaklah mudah, banyak sekali factor yang harus di adakan, di buat, di rencanakan dan bahkan di kalahkan. Yang terpenting adalah tetap yakin dan menggali terus apa yang akan terjadi pada bisnis kita, berhubungan atau bersinggungan kah dengan bisnis-bisnis yang lain. Dalam tulisan saya kali ini saya akan menjabarkan secara singkat apa itu bisnis terutama dalam hal jenis dasar bisnis pelayanan usaha nya.

Pada dasarnya kita sebagai wirausaha pemula harus mengetahui letak bisnis berdasarkan pelayanan usaha yang akan atau sedang kita jalani. Semua usaha awalnya muncul melalui 2 hal yaitu :

  1.  Barang/jasa mencari konsumen
  2.  Konsumen mencari barang/jasa

Untuk dapat berjalan setiap usaha membutuhkan pemasukan melalui pelayanan yang di berikan menggunakan barang atau jasa yang di tawarkan. Setiap usaha membutuhkan pihak yang membayar. Kenapa saya sebut “pihak” karena belum tentu semua usaha mendapatkan uang/penghasilan dari konsumen nya.

Nah lo, garuk-garuk kepala kan?

Contoh :

  • jika anda menggunakan layanan Go-jek anda sebagai konsumen membayar pelayanan yang di berikan
  • jika anda makan di restoran, anda membayar makanan yang anda makan
  • jika anda penguna facebook, twitter, instragram, google apakah anda di minta untuk membayar?

Inilah kenapa saya sebut “dasar” bisnis/usaha nya. Karena selalu akan ada BAHAN-OLAH(PABRIKASI/PRODUKSI)-DISTRIBUSI kemudian akan sampai ke KONSUMEN, maka kita sebagai seorang wirausaha pemula akan selalu terfokus ke KONSUMEN. Konsumen lah yang akan kita ambil uangnya untuk di tukar dengan barang/jasa kita. Sebagai seorang yang berfikir untuk menjadi wirausaha selalu menempatkan konsumen sebagai rantai makanan terakhir. Kita akan selalu terfokus untuk mencari konsumen sebagai “pemakan/pengguna” barang atau jasa kita habis di tangan mereka dan selesai.

Jika anda berfikir seperti di atas maka bisnis/usaha anda berjenis B2C (business to Consumer). Anda akan menjalankan bisnis/usaha yang akan habis di tangan konsumen. Bisnis/usaha jenis ini akan sangat bergantung sekali dengan konsumen anda, karena meraka adalah satu-satunya yang akan membayar bisni/usaha anda. tanpa konsumen yang membayar usaha anda akan bangkrut atau beralih ke usaha yang lain. Contoh : usaha makanan (one hit wonder) cappuccino cincau, tahu bulat, es kepal milo, Pop ice dll. Atau ketika konsumen anda menurun karena banyak hal. Ketika konsumen habis maka habis pula pemasukan usaha anda.

Bisnis/usaha berikutnya adalaha B2B (business to Business) bisnis/usaha jenis ini adalah bisnis/usaha yang konsumen nya bisnis/usaha juga. Walaupun pada akhirnya konsumen terakhir pula yang menentukan tapi usaha jenis B2B mempunyai skala yang lebih besar. Maka bisnis/usaha jenis ini akan mempunyai jangka waktu hidup lebih lama. Contoh : Toko retail, grosir. Konsumen mereka adalah bisnis/usaha juga, mereka menyediakan bahan untuk bisnis/usaha lain. Jika anda pengusaha makanan (B2C) di daerah A maka anda akan mencari bahan baku di sekitaran daerah A atau di daerah lain demi mendapat harga/beban paling rendah bukan?. Usaha jenis B2B dapat menjangkau konsumen B2C bukan hanya di daerah A, tapi juga di jangkau oleh pengusaha di daerah B.C.D dst jika membutuhkan harga/beban yang lebih rendah. Maka jangkauan jenis B2B akan lebih luas. Nah jadi facebook, twitter, instagram, google dapat uang nya dari mana?

Sebenarnya bisnis/usaha anda itu melayani siapa? dapat uang dari mana? silahkan di gali lebih dalam agar pelayanan yang anda berikan lebih tepat.

Gimana, lebih terbuka bukan? Atau malah tambah bingung. Makanya gabung disini untuk sharing dan diskusi mengenai usaha sebagai wirausaha pemula.

Tinggalkan Balasan