5 cara membangun merek tanpa menggunakan media sosial



Saat membangun sebuah merek dan memasarkan sebuah bisnis, media sosial adalah alat yang hebat sehingga semua bisnis perlu mengambill keuntungan dari nya. Karena 143jt orang Indonesia sudah menggunakan internet, dan karena media sosial dianggap sebagai saluran periklanan yang paling relevan untuk setengah dari Gen Z dan hampir setengah milenium, manfaat pemasaran media sosial untuk pertumbuhannya sudah jelas.

Belum lagi, menurut Sprout Index, 58 persen konsumen lebih suka konten yang berfokus pada visual, menjadikan media sosial tempat yang tepat untuk beriklan dan membangun merek.


Meskipun pemasaran media sosial mendapat banyak fokus ketika membangun merek dan bisnis, itu bukan satu-satunya cara untuk membangun merek, jadi itu bukan satu-satunya taktik bisnis yang harus digunakan. Bahkan, itu mungkin bukan taktik membangun merek yang paling efektif untuk bisnis Anda, tergantung pada jenis bisnis yang Anda jalankan, industri Anda, target pasar Anda, dan sebagainya.


saat membangun sebuah merek, semakin beragam strategi Anda, semakin cepat, lebih baik, dan lebih efektif Anda akan dapat membangun merek yang Anda inginkan. Jadi, selain pemasaran media sosial, Anda mungkin ingin mempertimbangkan salah satu atau semua strategi pengembangan merek yang efektif berikut ini:

1. Benar-benar tahu target audience Anda.
Meskipun mengetahui target audiens Anda dengan baik tidak dengan sendirinya membangun merek Anda, sangat penting jika Anda ingin dapat membangun merek itu secara efektif. Jadi, apakah Anda penjual casing hp dan aksesori lainnya atau menjual pakaian yang dirancang sendirii melalui toko online, mengetahui audiens target Anda dapat membantu Anda memasarkan lebih efektif dan mendapatkan pengembalian investasi yang lebih baik dalam iklan dan strategi lainnya .

Untuk benar-benar mengenal audiens Anda, pertimbangkan dulu siapa pelanggan ideal Anda; tetapi hanya dengan mengetahui bahwa remaja berusia 14 hingga 19 tahun cenderung memiliki telepon seluler tidak cukup. Karenanya, Anda pada dasarnya harus membangun “persona” imajiner keseluruhan untuk pelanggan ideal Anda – mulai dari tempat orang ini hidup hingga apa yang ia sukai. untuk kesenangan. Kemudian Anda benar-benar dapat mempersempit pemasaran Anda dan mulai membangun dan membangun merek Anda dengan orang-orang yang paling mungkin membeli dari Anda.

2. Buat blog.
Blogging membantu membangun merek Anda; dan tidak hanya itu mudah dan gratis, tetapi ketika dilakukan dengan benar, blog juga bisa sangat kuat (bisnis yang membuat upaya blogging yang serius 13 kali lebih mungkin, menurut Hubspot, untuk melihat pengembalian investasi yang positif).

Anda dapat menggunakan blog Anda untuk melakukan segalanya mulai dari memberi tahu pelanggan tentang promosi yang akan datang atau yang sedang berlangsung dan mendidik pelanggan tentang cara menggunakan produk Anda, untuk meningkatkan SEO dan, tentu saja, membangun merek dan persona Anda dengan suara dan nilai unik bisnis Anda sendiri. Blogging lebih dari sekadar bertindak sebagai jurnal, dan jika Anda belum membuat blog, Anda harus mulai sekarang.

3. Buat email berlanggan.
Menawarkan langganan email adalah cara yang bagus untuk membangun merek Anda, apakah Anda ingin pelanggan dan pelanggan potensial menerima buletin bulanan atau sekadar mendapatkan pembaruan berkala tentang penjualan, promosi, dan hadiah. Anda tidak hanya dapat berinteraksi dengan dan melibatkan pelanggan tetapi juga mempersonalisasikan pesan untuk membangun koneksi merek yang kuat dengan pelanggan secara individual.


4. Fokus pada layanan pelanggan.
Pelanggan adalah apa yang membuat bisnis apa pun sukses – tanpa mereka, tidak ada bisnis yang akan berhasil melewati beberapa tahap pertama pengembangan. Meskipun produk-produk berkualitas, pemasaran yang efektif, kehadiran aktif yang baik dan “suara” konten yang menyenangkan adalah semua aspek penting dari sebuah merek, layanan pelanggan juga memainkan peranan.

Pelanggan sangat menghargai pengalaman positif dengan perusahaan, dan pengalaman yang kurang dari cukup sudah cukup untuk membuat mereka tidak pernah berbelanja dengan perusahaan lagi. Namun, setelah pengalaman yang baik, bukan saja mereka lebih cenderung tetap loyal, mereka juga akan memberi tahu teman dan keluarga mereka tentang perusahaan Anda, membantu Anda mendapatkan lebih banyak pelanggan dan reputasi merek yang ditingkatkan.

5. Jadikan merek Anda mengesankan secara visual.
Banyak orang berpikir tentang logo dan slogan ketika mereka berpikir tentang branding, sehingga visual bisa menjadi penting. Logo Anda, termasuk warna dan font yang Anda pilih, semua berdampak pada bagaimana merek Anda dilihat dan bagaimana dikenali itu. Hanya perlu 10 detik bagi pelanggan untuk membentuk kesan pertama dari logo merek, jadi penting untuk melakukan semua yang Anda bisa untuk membuat merek Anda mengesankan secara visual.

Selain itu, Anda dapat membuat merek Anda lebih berkesan secara visual dengan menjual atau memberikan barang dagangan khusus. Semakin banyak Anda bisa mengeluarkan nama Anda, semakin baik. Tujuannya adalah untuk membuat nama perusahaan Anda dikenali sekilas, dan membuat logo yang berkesan dan visual konsisten lainnya dapat membantu membangun merek Anda.


Kesimpulannya
Membangun merek terdiri dari banyak aspek yang berbeda; Namun, banyak fokus ditempatkan pada pemasaran media sosial. Meskipun pemasaran media sosial memainkan peran penting, ada hal-hal lain yang dapat Anda lakukan yang sama efektifnya dalam membangun merek Anda.

Manakah dari langkah-langkah yang diuraikan di atas yang saat ini Anda ikuti untuk membantu membangun merek Anda?

Tinggalkan Balasan